Saturday, October 29, 2011

Smile For Little Things In LIFE


picturetakenfrom: biografitanpaarti.blogspot.com

Apa arti kebahagiaan bagimu?

Saya sering sekali kagum dengan anak-anak jalan yang masih bisa tertawa dengan segala keterbatasan mereka. Kalau saya bisa bahagia dengan segelas coklat hangat dan sebuah novel bagus di penghujung hari, mereka sudah bisa bahagia dengan selembar baju compang-camping yang menempel di tubuh mereka. Mereka bahagia tidur tanpa alas, sementara saya mengeluh jika AC di kamar saya rusak meski saya masih memiliki ranjang yang empuk. Mereka bisa bahagia dengan makan sekali sehari, sementara saya lebih sering protes jika makanan di rumah tidak enak.

Gosh, I feel so low. Saya tidak ada apa-apanya dibanding mereka. Mereka bisa tersenyum dan bersyukur pada kondisi terburuk mereka, sedangkan saya harus mendapat hal-hal baik terlebih dulu untuk bisa bersyukur. Dari mereka saya belajar satu hal, kebahagiaan bukanlah soal materi.
Happiness is simply about looking beyond imperfections.


Behind The Scene


Kadang kita hanya bisa berada di balik layar tanpa bisa menikmati hasil jerih payah kita, namun ingatlah untuk tetap melakukan yang terbaik

Sunday, October 9, 2011

Serve Him. Serve Him Not.


Totally stressed and busy this week, and it will continue ‘till the end of this month. Ini adalah konsekuensi dari pilihan saya—jadi mahasiswi fakultas kedokteran. Ngomong-ngomong soal sibuk. Sibuk sering kali jadi alasan banyak orang untuk tidak melayani ya... Sibuk dengan kerjaan, sebentar lagi mau ujian, lagi banyak tugas, dan sebagainya. Saya juga sering kali diperhadapkan dengan pilihan seperti ini. Lagi stres-stresnya ujian, tapi ada rapat. Lagi banyak tugas, tapi harus datang briefing atau diajak KK (Kelompok Kecil). Ingin rasanya mengatakan tidak pada segala kegiatan kerohanian tersebut. Tapi, saya bersyukur selalu diperhadapkan pada pertanyaan yang sama dalam hati:
Sebenarnya, apa sih tujuan hidupmu? Apa memberikan waktu bagi Tuhan kalah penting dengan ujian atau tugas?
Thank God, until today the question makes me think a lot. Saya jadi sering kali bela-belain pergi ke gereja entah untuk rapat, briefing, latihan, atau KK, walaupun banyak tugas dan ujian menanti. Menariknya, setiap kali saya menyediakan waktu untuk-Nya, selalu ada hal baik terjadi. Misalnya, kalau saya sedang banyak tugas dan ada keperluan ke gereja sehingga saya terpaksa meninggalkan tugas saya dulu, entah kenapa rasanya selalu saja ada waktu lebih yang cukup bagi saya untuk menyelesaikan tugas sepulang dari gereja. Padahal, tadinya saya sudah bingung sekali bagaimana menyelesaikannya. Pernah juga saat saya sedang sibuk mempersiapkan ujian praktik dan lisan, saya masih harus ikut rapat retreat di gereja. Sepulangnya saya dari kampus, saya sampai menangis karena merasa tidak bisa dalam ujian, apalagi saya sempat dimarahi oleh seorang dokter. Tapi, saya bersyukur sekali saat tahu bahwa saya lulus. Hari itu jadi hari yang paling menyenangkan buat saya, dan saya sadar satu hal: 
Make Him your first priority, and you’ll never get disappointed.
Mengutamakan Dia adalah satu hal, namun membengkalaikan tugas adalah hal lain lagi. Jadi, bukan berarti kita tidak boleh mengatakan tidak pada pelayanan yang ditawarkan pada kita. Kita bukan manusia super yang dapat melakukan segala hal kan? Bukan juga berarti kalau kita sibuk dengan kegiatan gereja kita jadi menyepelekan tanggung jawab kita yang lain. Working your ass off for those works is still a must! Contohnya, kalau kita tahu kita sering melayani di gereja, ya cobalah untuk menyicil tugas dan ujian sesering mungkin. Intinya, buktikan kalau kita sanggup memaksimalkan diri kita dalam keduanya—pelayanan dan tanggung jawab kita di luar gereja. Remember, we study to serve Him too, right? Happy serving!

Monday, September 19, 2011

The Best Gift

Had my birthday yesterday, kind of happy, kind of sad. Time really never slow down, one time you were a child, played with others, didn't care about anything else except for school, then when you open your eyes again, here you are, at the end of your teenage life, wondering and worrying what you'll become and what future lies ahead. But I'll put that aside for this post.

Yesterday I got the best present ever! No, not a car. Not a macbook air which I want to have. And definitely not a new bedroom. It is not something big, but it definitely make my heart blown away. It is just a small red little notebook from my little eight year old brother. What makes it really special is because I never expect anything from him.

I never ask, yet he gave it to me with all the money he had.

I don't care if the money is from my parents, what I know is he treasure the money as his and he bought me a present with it. I've never felt like this before. Felt so honored and so loved. Now I know that a heart full of love is the best gift ever.

picturetakenfrom:inspiring-pictures.com

Saturday, August 6, 2011

17 Alasan Saya Cinta Indonesia

1. Indonesia itu surganya makanan enak
Sate padang, es podeng, pempek Palembang, gado-gado, soto Betawi, rendang, rasanya nggak akan ada habisnya kalau harus nyebutin semua masakan enak khas Indonesia. Menariknya, semua makanan ini bisa kita jumpai mulai dari gerobak abang-abang sampai di restoran yang nyaman.

2. Di Indonesia kamu nggak bakal mati gaya
Kalau Paris terkenal dengan kota fashion, Indonesia juga nggak kalah kok! Selain punya deretan koleksi branded rancangan designer kelas dunia, di sini elo juga bisa nemuin pakaian yang murah meriah namun tetap membuat kamu kelihatan keren. Kuncinya cuma satu, be creative!

3. Indonesia punya banyak banget kekayaan alam yang nggak akan kamu temuin di tempat lain
Mulai dari satwa sampai tumbuhan unik semua ada di Indonesia. Sebut saja komodo yang dikenal sebagai satu-satunya hewan yang bertahan dari zaman dinosaurus. Lalu ada juga Tarsier Pygmy, primata terkecil di dunia. Untuk tumbuhannya, kalian pasti kenal dengan Rafflesia Arnoldi, bunga terbesar di dunia.

4. Indonesia punya tokoh-tokoh bersejarah yang mendunia
Sebut saja Bung Karno, atau Pak Habibie yang merupakan inventor dalam bidang penerbangan. Tidak cuma itu, Indonesia juga punya Affandi, pelukis kelas dunia; Pramudya Ananta Toer, sastrawan yang karya-karyanya diakui dunia dan sering menjadi kandidat nobel sastra; dan juga Gesang dengan lagu Bengawan Solonya yang terkenal.

5. Di Indonesia lahir banyak banget orang-orang hebat yang ide-idenya diakui dunia
Sebut saja Bapak Warsito Taruno, yang berhasil menemukan teknologi ECVT yang digunakan NASA. Kemudian ada juga Yudi Utomo yang menemukan kontainer limbah nuklir, dan masih banyak lagi.

6. Pendidikan di Indonesia nggak kalah sama negara-negara maju
Mau bukti? Lihat saja banyaknya siswa siswi asal Indonesia yang berhasil meraih medali di berbagai ajang olimpiade internasional.

7. Di Indonesia, yang muda juga punya suara
Beruntung banget kita hidup di negara demokrasi, di mana kita bebas menyuarakan pendapat kita. Nggak cuma itu, kini banyak sekali wadah, terutama media bagi anak muda untuk ikut memberikan aspirasinya.

8. Di Indonesia kamu bisa ngerasain hidup berdampingan bahkan saling membantu dengan agama lain
Di sini perbedaan agama diakui dan dihargai, sungguh sebuah hal yang patut diacungi jempol. Jujur aja, saya merasa bangga banget akan hal ini, karena toleransi beragama memang bukan sesuatu yang mudah, tapi toh Indonesia sanggup melakukannya.

9. Cuma di Indonesia kamu bisa nemuin banyak suku atau etnis
Menariknya, hal ini nggak bikin adanya perpecahan namun justru menambah daya tarik Indonesia. Kultur Indonesia yang beragam malah membuat Indonesia kelihatan hebat karena sanggup mempersatukan mereka tanpa harus menyeragamkannya.

10. Di Indonesia kamu lebih gampang untuk memulai usaha
Nggak kayak negara-negara maju yang udah serba established, karena Indonesia masih berkembang maka kesempatan untuk membuat usaha yang sukses pun terbuka lebar. Apalagi kalau usaha kamu kreatif dan beda dari yang lain!

11. Musik di Indonesia nggak ada matinya, nggak terkecuali musik tradisional
Kita punya Anggun, penyanyi yang melebarkan sayapnya ke dunia Internasional; ada pula Tielman Brothers, band asal Surabaya yang terkenal di Belanda. Alat musik tradisional pun nggak mau kalah, contohnya gamelan. Sejak abad ke-8, gamelan sudah dipakai oleh para komposer dunia seperti Claude Debussy, Erik Satie, hingga musisi modern macam John Cage dan Bjork.

12. Indonesia punya peran penting bagi dunia
Indonesia terkenal sebagai paru-paru dunia dan juga merupakan habitat bagi 11% spesies tumbuhan di dunia. Nggak cuma itu, dari segi industri, Indonesia juga memproduksi garmen yang nantinya akan diimpor dan dilabeli merk kelas dunia seperti ZARA, Banana Republin, dan GAP.

13. Indonesia punya banyak banget pantai yang cantik
Saya suka banget sama pantai. Luckily, saya nggak perlu jauh-jauh untuk menikmatinya, karena Indonesia kaya akan pantai. Mau pantai yang ramai dikunjungi wisatawan asing maupun lokal? Ada. Datang saja ke pantai Kuta atau Parang Tritis! Tapi kalau kamu lebih tertarik dengan pantai yang masih virgin, Indonesia juga punya banyak yang seperti itu! Coba saja kunjungi pantai Parai di kepulauan Bangka Belitung.

14. Indonesia membuat rakyatnya jadi kreatif
Mungkin karena adanya perbedaan kemampuan ekonomi yang cukup besar, maka banyak di antara kita yang berusaha memutar otak untuk sukses. Bagusnya, hal ini justru menghasilkan ide-ide kreatif dan nggak jarang usaha mereka jadi besar dan diakui masyarakat.

15. Warisan budaya di Indonesia oke banget
Saking bagusnya sampai-sampai ada negara yang sempat melirik dan ingin mengambilnya. Sebut saja batik, kebaya, wayang, dan reyog. Untungnya, pemerintah cepat tanggap dan segera memperjuangkan mereka untuk menjadi warisan budaya yang sah dari Indonesia.

16. Iklim di Indonesia nyaman banget untuk ditinggali
Mungkin ada teman-teman yang pengen banget hidup di negara empat musim, tapi kalau dari saya pribadi, saya bersyukur banget tinggal di Indonesia. Musim kemarau di Indonesia nggak sekering dan semenyengat musim panas di belahan dunia lain. Selain itu kita nggak perlu repot-repot ngerasain musim dingin yang menggigit. Saat musim penghujan datang pun, udara malah jadi terasa sejuk.

17. Masyarakat di Indonesia ramah-ramah
Saya sering jalan-jalan ke luar negeri, tapi cuma di Indonesia saya bisa merasa betah. Salah satunya adalah karena penerimaan dari masyarakatnya. Di sini, nggak peduli kamu turis asing atau lokal, mereka akan memperlakukan lo dengan baik. Ucapan salam atau terima kasih yang disertai dengan senyum ternyata punya efek yang besar loh terhadap seseorang. Dan saya berharap, sampai nanti Indonesia pun akan tetap terkenal dengan keramahannya.
references: goodnewsfromindonesia; spiritnext

Friday, August 5, 2011

PIANO


When I was a kid, my piano teacher told me to play piano every day. “No matter how short of time you have, you must touch it. That way you can connect to the piano and play it well”. I can tell you that it is a useful advice. Whenever I practice in a whole week, and my teacher comes to evaluate me, I can play my pieces well. But when I am not practicing just for a few days, I can feel that I lose that connection with my piano even if it is just a little. Practicing everyday make me familiar to every key on my piano. It’s like I know it so well so I can bond with it and make the melodies work.
I think our relationship with God is pretty much like it.
When we constantly communicate with Him through prayers, we become familiar with His voice.
We get intimate with Him and recognize His will easily. On the other hand, people who have the ‘on-off’ relationship with God can barely understand Him. They are not familiar with His voice and surely face difficulties to listen. So, get intimate with Him!